Restrukturisasi OPD, 297 Pejabat Pemkab Pasuruan Dimutasi

Amal Taufik
Amal Taufik

Friday, 09 Jan 2026 09:04 WIB

Restrukturisasi OPD, 297 Pejabat Pemkab Pasuruan Dimutasi

PELANTIKAN: Bupati Pasuruan Rusdi Sutejo saat melantik perwakilan pejabat.

PASURUAN, TADATODAYS.COM - Pemkab Pasuruan merestrukturisasi organisasi perangkat daerah (OPD). Sejumlah dinas digabungkan. Imbasnya pemkab harus melakukan mutasi pegawai untuk mengisi kursi jabatan baru. Kamis (8/1/2026), sebanyak 297 pejabat dari level pimpinan tinggi hingga pengawas dimutasi.

Pelantikan digelar di Auditorium Mpu Sindok, kompleks Kantor Bupati Pasuruan, dipimpin langsung Bupati Pasuruan Rusdi Sutejo. Langkah ini menandai dimulainya penyesuaian kelembagaan akibat penggabungan, perubahan nomenklatur, serta perampingan sejumlah OPD.

Dari total pejabat yang dilantik, terdiri atas 16 pejabat eselon II, 105 pejabat eselon III, dan 176 pejabat eselon IV. Seluruhnya ditempatkan untuk mengisi struktur baru agar roda pemerintahan tetap berjalan tanpa jeda.

Salah satu perubahan paling menonjol adalah penggabungan tiga dinas sektor pangan dan pertanian menjadi satu OPD, yakni Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian, dan Perikanan. Posisi kepala dinas dipercayakan kepada Ainur Alfiah.

Penggabungan ini sekaligus merampingkan struktur birokrasi yang sebelumnya terpisah. Penyesuaian juga terjadi di sektor ekonomi daerah. Urusan koperasi, UMKM, perindustrian, dan perdagangan kini berada dalam satu komando, dipimpin Taufiqul Ghoni. Langkah ini disebut sebagai upaya mempercepat layanan dan pengambilan kebijakan lintas sektor ekonomi.

Rotasi jabatan turut menyentuh dinas strategis lain. Rakhmat Syarifudin bergeser dari Inspektorat ke Dinas Ketenagakerjaan. Sementara Heru Farianto mengisi jabatan Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan. Di sisi lain, Eka Wara Brehaspati dipercaya memimpin Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa, sedangkan Agus Mashadi ditugaskan sebagai Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga.

Bidang kesehatan dan sosial juga mengalami pergeseran. Arma Roosalina kini memimpin Dinas Kesehatan, sementara Ani Latifah dialihkan ke Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak. Untuk jabatan Sekretaris DPRD, Pemkab menunjuk Tri Agus Budiharto menggantikan pejabat sebelumnya yang memasuki masa purna tugas.

Selain kepala dinas, restrukturisasi ini turut menyasar jabatan staf ahli, asisten daerah, hingga camat. Beberapa kecamatan seperti Bangil, Kraton, Pasrepan, Puspo, Rembang, dan Sukorejo kini dipimpin pejabat baru sebagai bagian dari penyesuaian organisasi.

Bupati Pasuruan Rusdi Sutejo menegaskan bahwa mutasi besar-besaran ini merupakan konsekuensi logis dari perubahan struktur OPD yang telah disepakati bersama DPRD.

“Organisasinya berubah, maka pejabatnya juga harus menyesuaikan. Ini untuk memastikan pelayanan publik tetap cepat dan tidak terhambat administrasi,” ujarnya.

Ia juga meminta para pejabat yang baru dilantik segera beradaptasi dan bekerja responsif, terutama dalam merespons aduan masyarakat. “Yang kami minta sederhana: kerja cepat, tanggap, dan utamakan kepentingan masyarakat,” tegasnya. (pik/why)


Share to