Safari Ramadan di Kecamatan Jombang, Bupati Jember Fawait: 10 Persen APBD untuk Kesehatan

Dwi Sugesti Megamuslimah
Sabtu, 15 Mar 2025 17:13 WIB

SAFARI: Bupati Jember Muhammad Fawait saat Safari Ramadan di Kecamatan Jombang.
JEMBER, TADATODAYS.COM - Bupati Jember Muhammad Fawait menegaskan komitmen pemerintahannya terhadap sektor kesehatan. Bupati menyatakan mengalokasikan anggaran sebesar Rp 300-400 miliar untuk sektor kesehatan. Jumlah itu hampir setara 10 persen dari APBD.
Hal itu disampaikan saat safari Ramadan di Kecamatan Jombang pada Sabtu (16/3/2025) sore. "Sesuai arahan presiden, anggaran seremonial dan perjalanan dinas akan kami lakukan efisiensi dan kami berikan untuk sektor kesehatan," katanya.
Itu karena bidang kesehatan dan pendidikan menjadi salah satu program prioritas pemerintah pusat. Maka, Pemkab Jember akan melakukan hal serupa.
"Karena pendidikan, kesehatan adalah kebutuhan dasar dari masyarakat Jember, serta program prioritas pemerintah, dan sudah selayaknya dapat porsi anggaran lebih dari lainnya," tegas Bupati yang akrab disapa Gus Fawait itu.
Lebih lanjut, Gus Fawait juga memastikan ketersediaan pangan bagi masyarakat tetap aman. Terlebih menjelang idul fitri. Dirinya meninjau langsung efektivitas program pasar murah dan gerakan pangan murah yang telah dijalankan oleh pemerintah daerah.
“Kami ingin memastikan bahwa masyarakat, terutama emak-emak, benar-benar merasakan manfaat dari program ini. Jangan sampai ada kekhawatiran soal bahan pangan,” sambungnya.

Bupati Fawait menegaskan bahwa stok beras dan kebutuhan pokok lainnya dalam kondisi cukup, sehingga masyarakat tidak perlu melakukan panic buying. "Kami juga terus berupaya menekan inflasi agar harga bahan pokok tetap stabil dan terjangkau," sambungnya.
Selain meninjau distribusi pangan, Gus Fawait juga mengunjungi kaum duafa dan penyandang disabilitas untuk memberikan bantuan serta memastikan kebutuhan dasar mereka terpenuhi.
Dirinya meminta masyarakat untuk segera melapor kepada kepala desa atau camat jika mengalami kesulitan dalam mendapatkan bahan pangan.
“Pemerintah hadir untuk memastikan tidak ada warga yang kekurangan. Terutama di bulan Ramadan dan menjelang Idul Fitri. Bisa lapor ke kades, camat, atau lewat saluran Wadul Gus E secara langsung," jlentrehnya.
Safari Ramadan pertama yang digelar di Kecamatan Jombang ini dihadiri oleh berbagai elemen masyarakat. Termasuk tokoh agama, kepala desa, dan organisasi masyarakat.
Selain mempererat silaturrahim, kata dia, kegiatan ini juga menjadi ajang untuk menyerap langsung aspirasi masyarakat. “Kami berkomitmen menjaga stabilitas pangan dan kesejahteraan masyarakat. Harapannya seluruh warga Jember dapat menyambut Idul Fitri dengan tenang dan penuh kebahagiaan," katanya. (dsm/why)





Share to
 (lp).jpg)