Andi Saputra


Wartawan Tadatodays.com | 2020-10-19 20:15:44

Surplus, Bulog Jember akan Kirim 3.550 Ton Beras ke NTT dan Papua

KIRIM BERAS: Kepala Perum Bulog Subdivre Jember Budi Sultika saat memberikan penjelasan perihal pengiriman beras ke NTT dan Papua.

JEMBER, TADATODAYS.COM - Bulog Sub Divisi Regional (Subdivre) XI Kabupaten Jember diminta untuk mengirimkan stok berasnya ke Nusa Tenggara Timur (NTT) dan Papua sebanyak 3.550 ton. Pasalnya di surplus stok beras Jember.

Kepala Perum Bulog Subdivre Jember Budi Sultika saat ditemui tadatodays.com di ruang kerjanya menerangkan, rencananya pengiriman beras 3.550 ton permintaan Bulog Subdivre NTT dan Papua itu, akan diselesaikan dalam dua pekan ke depan.

Baca Juga : Kemensos Siapkan Bantuan Sosial Rp 15 Juta, Bagi Ahli Waris Pasien Covid-19 yang Meninggal Dunia

Dengan rincian jumlah ke NTT sebanyak 2.500 ton dan Papua sebanyak 1.050 ton. Pengiriman akan dilakukan melakui jalur laut dan darat. “Dalam dua minggu ke depan akan kami proses pengirimannya,” ujar pejabat yang akrab disapa Budi itu, Senin (19/10/2020).

Baca Juga : Hujan, Petani Tembakau di Probolinggo Resah

Beras yang akan dikirimkan itu, kata Budi, juga akan digunakan Bulog untuk mencukupi kebutuhan bantuan beras Kementerian Sosial (Kemensos). Yakni dalam program ketahanan pangan Keluarga Penerima Manfaat (KPM) di masa pandemi Covid-19.

Budi menyebut, jumlah yang akan dikirimkan itu terhitung kecil jika dibandingkan dengan stok beras tahun 2020. Saat itu, di gudang penyimpanan Subdivre Jember mencapai 30 ribu ton.

Pihaknya juga akan segera melakukan penyerapan gabah dan beras dari sejumlah petani. “Untuk proses penyerapan gabah dan beras kita juga sudah komunikasi dengan kelompok tani dan mitra kami. Sehingga kebutuhan beras kita lebih dari cukup,” jelasnya.

Lebih lanjut Budi menuturkan, terkait bantuan beras kemensos program PKH di Jember, pihaknya telah menyelesaikan pengiriman keseluruh KPM. Baik tahap satu pada bulan Agustus-September maupun tahap dua di bulan Oktober 2020. “Semua sudah tersalurkan ke 111.211 KPM dan saya yakin sudah dikonsumsi,” katanya. (as/sp)