Mochammad Angga


Wartawan Tadatodays.com | 2021-03-10 15:44:40

Tanah Tergerus Air Sungai, Rumah Warga Sumbertaman Terancam Ambrol

MEMBAHAYAKAN: Ahmadi, menunjukkan tanah di belakang rumahnya yang tergerus banjir.

PROBOLINGGO, TADATODAYS.COM - Banjir yang terjadi di Sungai Kedunggaleng, tak hanya membanjiri permukiman warga di Desa Kedungdalem dan Desa/Kecamatan Dringu, Kabupaten Probolinggo. Sebuah rumah yang berdiri di sempadan Sungai Kedunggaleng,  Kelurahan Sumbertaman, Kecamatan Wonoasih, Kota Probolinggo, nyaris ambrol setelah tanah di area belakang rumah tersebut tergerus dan longsor.

Dari pantauan tadatodays.com pada Rabu (10/3/2021) siang, rumah tersebut milik Ahmadi, 45, itu kondisinya mulai miring. Sementara tanah yang longsor di belakang rumah Ahmadi sepanjang 10 meter dan lebar 2 meter.

Baca Juga : Menumpuk, Pakaian Layak Pakai di Posko Banjir Dringu Banyak Tak Didistribusikan

Ahmadi menjelaskan, saat itu Sungai Kedunggaleng tengah banjir. Setelah banjir mulai surut sekira pukul 18.30 WIB, tiba-tiba batu paras dan tanah di belakang rumahnya longsor.

Baca Juga : Duh! Pria Ini Sebut Bencana Dringu Karena Banyak Zina

Beruntung, hingga Rabu siang bangunan rumah yang telah ditempatinya selama 30 tahun itu sampai ambrol karena adanya pohon asam yang tumbuh tepat di pinggir sungai belakang rumahnya. Akan tetapi, ia tetap khawatir jika banjir kembali melanda Sungai Kedunggaleng. “Tergurus lagi," katanya.

Untuk mengantisipasi banjir susulan yang mengancam rumahnya, ia bersama keluarganya memindahkan barang-barangnya ke rumah saudaranya di Kelurahan Triwung Kidul, Kecamatan Kademangan, Kota Probolinggo.

Meski rumahnya terancam ambrol, namun ia menyebut bahwa hingga saat ini belum ada langkah kedaruratan yang dilakukan pemerintah. Ia mengatakan, bahwa pihak Kelurahan Sumbertaman hanya mendata saja dan memberikan karung sak kosong. “Bantuan lainnya tidak ada,” ujarnya.

Terpisah, Kalaksa BPBD Sugito Prasetyo, mengatakan bahwa pihaknya akan berkoordinasi bersama instansi terkait terkait kondisi rumah milik Ahmadi tersebut. (ang/don)