Bryan Bagus Bayu Pratama


Wartawan Tadatodays.com | 2022-03-23 22:13:19

Warga Puger Keluhkan Polusi Udara Pabrik Semen

POLUSI: RDP yang digelar DPRD Kabupaten Jember terkait keluhan warga Desa Puger Wetan, Kecamatan Puger atas polusi yang dihasilkan pabrik semen PT Semen Imasco Asiatic batal digelar lantaran Pimpinanan DPRD tidak hadir. Meski begitu, warga tetap mengungkapkan keluhannya dalam forum tersebut.

JEMBER, TADATODAYS.COM - Warga Desa Puger Wetan, Kecamatan Puger, Kabupaten Jember mengeluhkan polusi udara dari produksi semen PT Semen Imasco Asiatic. Keluhan itu diungkapkan warga saat mengikuti RDP gabungan dengan Komisi B, Komisi C, dan Komisi D, Rabu (23/3/2022).

Meski RDP tersebut tidak dilanjutkan karena ketidakhadiran Pimpinan DPRD, namun warga sempat mengungkapkan keluhannya kepada anggota dewan dari tiga Komisi tersebut. keluhan itu juga didengar oleh Legal PT Semen Imasco Asiatic, Fenddy, yang juga hadir dalam forum tersebut.

Baca Juga : Perusakan Tanaman Jagung Dihearing DPRD Banyuwangi

Ketua Pokmas Gotong-Royong Desa Puger Wetan, Muhammad Jufri mengatakan bahwa warga mengeluhkan polusi udara yang dihasilkan oleh pabrik semen tersebut. "Polusi udara mengandung karbon monoksida, walau dampaknya tidak terasa jangka pendek," ujar Muhammad Jufri.

Baca Juga : Kontribusi PAD Belum Dibayar, Larang Peledakan Tambang Gunung Sadeng

Ia juga menyebutkan, PT Semen Imasco Asiatic juga tidak pernah memperhatikan kondisi lingkungan warga yang berdekatan langsung dengan pabrik. Bahkan, dana Corporate Social Responsobility (CSR) dari perusahaan tersebut tidak pernah dirasakan oleh warga. Termasuk, minimnya serapan tenaga kerja dari warga setempat.

Terkait ketenagakerjaan, Jufri berharap agar PT Semen Imasco Asiatic banyak merekrut warga sekitar. "Saat ini (serapan karyawan) non-teknisinya saja paling banyak hanya 10 orang, dan masih banyak yang nganggur," ujarnya.

Sementara saat dikonfirmasi, Legal Pabrik PT. Semen Imasco Asiatic, Fenddy memilih bungkam sambil keluar meninggalkan ruang rapat lantai 3 DPRD Kabupatem Jember, "Nanti kita sampaikan lebih lengkap pada Rapat Dengar Pendapat berikutnya, ya," katanya. (bp/don)