Warga Tengger Gotong Royong Tarik Truk dari Jurang 40 Meter usai Longsor Tosari

Amal Taufik
Amal Taufik

Tuesday, 03 Mar 2026 18:39 WIB

Warga Tengger Gotong Royong Tarik Truk dari Jurang 40 Meter usai Longsor Tosari

EVAKUASI: Warga Tengger gotong royong mengevakuasi truk yang jatuh ke jurang.

PASURUAN, TADATODAYS.COM - Sehari setelah longsor menutup jalur Tosari–Tutur, upaya evakuasi masih berlangsung di Desa Ngadiwono, Kecamatan Tosari, Selasa (3/3/2026). Fokus penanganan tak hanya membersihkan material tanah, tetapi juga mengangkat truk yang terjatuh ke jurang sedalam kurang lebih 40 meter.

Puluhan warga suku Tengger turun langsung membantu proses penarikan kendaraan tersebut. Dengan tali tambang seadanya, mereka menarik badan truk secara bertahap dari dasar lereng yang curam.

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Pasuruan, Sugeng Hariyadi, menyebut evakuasi dilakukan sejak pagi bersama unsur TNI, Polri, dan perangkat desa. “Penanganan kami bagi dua, pembersihan material longsor dan penarikan truk yang masuk ke jurang. Warga ikut membantu secara gotong royong,” kata Sugeng.

Menurutnya, medan di lokasi cukup menyulitkan. Selain kedalaman jurang, kondisi tanah di sekitar titik longsor masih labil sehingga pergerakan harus sangat diperhitungkan.

Penarikan sementara dilakukan manual sembari menunggu mobil derek dari luar daerah. BPBD tidak ingin mengambil risiko dengan memaksakan alat berat masuk ke titik yang belum sepenuhnya aman. “Keselamatan menjadi prioritas. Kami menunggu dukungan peralatan tambahan agar prosesnya lebih aman,” ujarnya.

Hingga siang hari, jalur penghubung antarwilayah tersebut belum bisa dibuka. Sebagian badan jalan dipakai untuk aktivitas evakuasi, termasuk sebagai titik parkir alat berat dan kendaraan warga yang terlibat dalam kerja bakti.

Longsor sendiri terjadi Senin (2/3/2026) sore setelah hujan deras mengguyur kawasan perbukitan Tosari. Material tanah menutup akses jalan dan menyeret tiga kendaraan, termasuk truk yang terperosok ke jurang.

Tiga orang mengalami luka ringan dalam kejadian itu dan telah mendapat penanganan medis. BPBD memastikan pembersihan jalur akan terus dilakukan hingga akses kembali normal dan aman dilalui. (pik/why)


Share to