Bryan Bagus Bayu Pratama


Wartawan Tadatodays.com | 2022-04-14 15:29:37

Bocah 3 Tahun Asal Balung Lor Ditemukan Meninggal di Saluran Irigasi

MENINGGAL: etugas Pos SAR Jember menunjukkan lokasi sungai yang diduga tempat bocah berusia 3 tahun tenggelam, di Desa Balung Lor, Kecamatan Balung, Kabupaten Jember. Dari lokasi tersebut, korban kemudian dtemukan meninggal di saluran irigasi di Desa Glundengan, Kecamatan Wuluhan, Jember, atau berjarak 3 kilo meter dari sungai tersebut.

JEMBER, TADATODAYS.COM - Warga Desa Balung Lor, Kecamatan Balung, Kabupaten Jember, geger dengan kabar hilangnya bocah yang masih berusia 3 tahun, Kafin Raiyyan Alfais. Kafin dikabarkan hilang sejak Rabu (13/4/2022) siang. Namun pada Kamis (14/4) siang, bocah tersebut ditemukan meninggal di saluran irigasi di Desa Glundengan, Kecamatan Wuluhan, Jember, atau berjarak 3 kilo meter dari rumah korban.

Supiyati, saudara sekaligus tetangga korban mengatakan bahwa sebelumnya pada Rabu (13/4) sekira pukul 12.00 WIB, korban diajak oleh ayahnya, Rofik, menuju gudang penggilingan padi, tempat ayahnya bekerja. Jarak antara rumah korban dengan gudang tersebut sekitar 100 meter.

Baca Juga : Libur Lebaran di Jember, Pantai Watu Ulo dan Puncak Rembangan Jadi Andalan

Kemudian, Supiyati melihat Kafin bermain di bantaran sungai yang berada di belakang gudang. Ia juga sempat memanggil Kafin. Namun tak lama setelahnya, Kafin sudah tidak terlihat.

Baca Juga : Pasar Santri Ramadan, Event Ekonomi Kreatif Wadah Kemandirian Pesantren Jember

Dengan menggunakan bahasa jawa, Supiyati mengatakan bahwa sebelumnya Kafin berlari di sekitar bantaran sungai. "Aku ketok'an arek’e mlayu ngetan ngulon. Aku gak ngetutno, cuman ngawasi tok ae. Mari ngunu arek’e rodok menggok, akhire aku gak ketok. Terus tak delok maneh wes gak onok, mari ngunu aku nyeluk bapak'e. (Saya melihat anaknya main lari ke timur kemudian ke barat. Saya cuman ngelihat saja dan gak ngikutin anaknya, kemudian anaknya agak berbelok dari pandangan dan mulai itu udah gak keliatan. Setelah itu aku lihat kok udah gak ada, lalu aku panggil bapaknya),” ujarnya, saat ditemui tadatodays.com di sekitaran rumah korban.

Dirinya mengatakan bahwa ayahnya saat itu sedang bekerja di dalam gudang penggilingan padi tersebut. Setelah mendapatkan laporan dari Supiyati, ayahnya langsung melihat ke arah sungai. Namun, bocah 3 tahun itu sudah tidak ada. "Tutuk neng kali iku wes gak onok arek wes (sampai di sungai itu sudah tidak ada anaknya),” katanya.

Pasca hilangnya Kafin, keluarga dan tetangga langsung melakukan penyisiran di pinggiran sungai tersebut. Kabar tersebut kemudian dilaporkan ke Polsek Balung, dan diteruskan ke kantor Pos SAR Jember.

Di saat proses pencarian belum dilakukan oleh Tim SAR, warga sudah mengabarkan bahwa Kafin ditemukan di saluran irigasi di Desa Glundengan, Kecamatan Wuluhan, Jember. Atau, berjarak sekitar 3 kilo meter dari rumah korban. Bocah berkulit putih itu meninggal.

Rudy Prahara, Komandan Operasi SAR pada kantor Pos SAR Jember mengatakan, pada Kamis (14/4/2022), pihaknya mendapatkan informasi dari masyarakat bahwa di Desa Glundengan ditemukan jenazah bocah laki-laki.

Dari laporan itu, kata Rudy, pihaknya langsung mendatangi lokasi. Namun sesampai di lokasi, jenazah korban sudah dievakuasi oleh ayah korban. Sehingga petugas Operasi SAR membantu mengevakuasi jenazah ke rumah duka.

Rudy mengatakan pada awalnya ada kesimpang-siuran informasi soal hilangnya bocah Kafin. Ada yang menyebutkan korban hilang dibawa mahluk halus, ada juga yang mengabarkan hilang tenggelam. "Namun sejak (Rabu) malam, masyarakat sudah melakukan pencarian," ujarnya.

Sementara, Kapolsek Balung AKP Sunarto membenarkan bahwa pihaknya menerima laporan hilangnya bocah berusia 3 tahun. Dari laporan itu, sejak Rabu (13/4) sekira pukul 19.30 WIB pihaknya bersama Babinkamtibmas, Babinsa, Kasun Wetan Kali bersama masyarakat melakukan pencarian. “Namun tidak membuahkan hasil,” katanya.

Tapi pada keeseokan harinya, kata Sunarto, bocah tersebut ditemukan meninggal di saluran irigasi di Desa Glundengan, Kecamatan Wuluhan. Korban selanjutnya dibawa ke rumah duka sekira pukul 12.40 WIB, dan langsung disucikan untuk kemudian dimakamkan. (bp/don)