Andi Saputra


Wartawan Tadatodays.com | 2020-10-15 23:11:14

Cicil 3 Kali, Plt Bupati Jember Lunasi Kelebihan Insentif Selama 2019

LEGA: Plt Bupati Jember Abdul Muqit Arief mengaku lebih plong setelah melunasi tanggungan kelebihan insentif yang ia terima selama 2019.

JEMBER, TADATODAYS.COM - Pelaksana tugas (Plt) Bupati Jember Abdul Muqit Arief telah melunasi kelebihan Insentifnya sebagai wakil bupati selama tahun 2019. Jumlahnya mencapai Rp 255 juta lebih.

Temuan kelebihan Insentif Muqit selama menjabat sebagai wakil bupati Jember di tahun 2019 itu, terungkap berdasarkan hasil audit yang dikeluarkan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) pada bulan Juni 2020 lalu.

Baca Juga : Wabup Muqit Belum Terima Penunjukan Plt Bupati Jember

Saat ditemui tadatodays.com di kantor dinasnya, pria yang akrab disapa Muqit itu mengakui telah melunasi kelebihan Insentifnya itu. Pelunasan dilakukan secara bertahap.

Baca Juga : Buntut Ruwetnya Perizinan, Ombudsman Jatim Turun ke Jember

“Sudah saya cicil tiga kali sudah lunas, udah lego (lega, Red) gak punya utang,” ujarnya, Kamis (15/10/2020).

Muqit yang saat ini menjadi Plt Bupati Jember menggantikan Faida menjelaskan , dirinya tidak mengetahui kalau Insentifnya sebagai wabup hanya Rp 5,3 juta. Sementara, kata dia, selama 2019 dirinya menerima Insentif sebesar Rp 10 juta lebih.

Pada tadatodays.com Muqit mengaku baru mengetahui kelebihan itu setelah BPK menyerahkan hasil auditnya. “Karena gajinya sepuluh juta, jadi Insentifnya kebanyakan. Setelah jadi temuan BPK ternyata saya punya utang Rp 255 juta sekian,” paparnya.

Perlu diketahui, kelebihan Insentif itu juga terjadi pada Bupati Jember Faida dan Badan Pendapatan Daerah (Bapeda) Jember. BPK meminta para pihak melunasi kelebihan tersebut paling lambat 60 hari pasca para pihak menerima laporan BPK.

Sebelum Muqit melunasi secara bertahap, kepala Bapeda Jember Ruslan Abdul Gani saat rapat dengar pendapat (RDP) bersama komisi C DPRD Jember pada Selasa (6/10/2020) lalu menyampaikan, OPD-nya telah melunasi kelebihan Insentif sebesar 400 juta kepada kas negara.

Sementara itu, belum diketahui apakah Faida sudah melunasi kelebihan Insentif tersebut. Saat tadatodays.com menghubungi Faida melalui ponselnya, tidak diangkat. (as/sp)