Alvi Warda


Wartawan Tadatodays.com | 2022-09-01 16:52:09

Festival Pendalungan Dikhawatirkan Rusak Sarpras Stadion

BERUBAH WAJAH: Stadion Bayuangga Kota Probolinggo dijadikan tempat Festival Pendalungan dalam rangka hari jadi selama 2 – 11 September 2022.

PROBOLINGGO, TADATODAYS.COM - Stadion Bayuangga Kota Probolinggo menjadi venue salah satu rangkaian peringatan Hari Jadi Kota Probolinggo ke-663, yaitu pameran dan pasar malam yang diberi tajuk “Festival Pendalungan”. Nah, penyelenggaraan acara selama 2 – 11 September 2022 itu disoal kalangan dewan, karena khawatir merusak sarana dan prasarana stadion, termasuk rumputnya.

Hal ini disinggung dalam rapat Badan Anggaran (Banggar) DPRD Kota Probolinggo, Kamis (18/8/2022). Anggota Komisi II Zainul Fatoni mengatakan, stadion bukanlah tempat yang cocok untuk Festival Pendalungan. Sebab, kegiatan itu dikhawatirkan merusak sarana dan prasana (sarpras) di stadion.

Baca Juga : Fraksi PKS-Demokrat: Museum Rasulullah Seharusnya Tidak Dijadikan Objek Wisata

Zainul Fatoni mempertanyakan alasan penggunaan stadion itu pada Kepala Dinas Koperasi, Usaha Mikro, Perindustrian dan Perdagangan (DKUPP) Fitriawati, yang sekaligus sebagai ketua panitia Hadipro (Hari Jadi Kota Probolinggo). Terlebih menurutnya, liga anak sekolah saja pernah dilarang menggunakan stadion. “Kenapa event tahunan kayak Hadipro di stadion? Liga anak sekolah saja pernah dilarang,” ujarnya. 

Baca Juga : Skuad Persipro Ikut Bersihkan Sampah Sisa Festival Pendalungan

Ia juga mengatakan, apabila stadion memang digunakan untuk event-event besar kota, maka harus ada perawatan berkala. “Dirawat kalau mau ngadakan acara di sana. Jangan hanya sekali saja,” katanya. 

Anggota Komisi III Eko Purwanto sepakat dengan pendapat Zainul Fatoni. Eko kemudian menyarankan agar rumput di stadion sebaiknya ditutup, supaya penggunaan stadion tidak menyebabkan permasalahan. “Pemerintah juga harus mengantisipasi atas kerusakan yang dikhawatirkan terjadi. Misal dengan menutup rumput agar tidak rusak,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala DKUPP Fitriawati mengatakan sudah berkoordinasi dengan Dinas Kepemudaan Olahraga dan Pariwisata (Dispopar). Dari koordinasinya dengan Dispopar, kata Fitriawati, baru Oktober 2022 akan ada pemeliharaan stadion oleh pemkot. Jadi, penggunaan stadion tidak ada masalah. “Sudah berkoordinasi dengan Dispopar. Jadi tidak ada masalah. Nanti Oktober baru ada kegiatan pemerliharaan di stadion,” ujarnya.

Sedangkan Kepala Dispopar Kota Probolinggo Fadjar Poernomo saat dikonfirmasi terpisah, menguatkan penjelasan Fitriawati. Menurutnya, pemakaian stadion untuk kegiatan pameran dan pasar malam tidak akan menimbulkan masalah. Sebab, ia sudah menyarankan pada pihak Event Organizer (EO) supaya menutup rumput saat pendirian stan.

Ia menjelaskan, rumput di stadion berjenis rumput Zysia Matrella. Itu jenis rumput dengan kategori mahal. “Kami sudah menyarakan ke EO, rumput di stadion bisa ditutup supaya tidak mati diinjak-diinjak,” ujar Fajar saat dikonfirmasi melalui telepon, Kamis (1/9/2022). 

Menurut Fajar, pemakaian stadion memang menjadi saran dari rapat persiapan hari jadi. Sebab, Alun-alun Kota Probolinggo belum bisa menampung acara hari jadi. Nantinya, memang ada kegiatan pemeliharaan stadion sekitar bulan November-Desember 2022. “Memang keputusan rapat pakai stadion. Nanti sekitar November atau Desember, sekalian ada pemeliharaan,” ujarnya. (alv/why)