Hujan Seharian, Desa di Winongan Pasuruan Terendam Banjir Setinggi 1 Meter

Amal Taufik
Wednesday, 21 Jan 2026 10:30 WIB

BANJIR: Banjir di Desa Prodo, Kecamatan Winongan Pasuruan.
PASURUAN, TADATODAYS.COM - Hujan dengan intensitas tinggi yang mengguyur Kabupaten Pasuruan sejak Selasa (20/1/2026) siang memicu banjir di sejumlah wilayah Kecamatan Winongan. Luapan sungai membuat air meluber ke permukiman warga dan mengganggu aktivitas masyarakat di beberapa desa.
Data sementara menunjukkan sedikitnya enam desa terdampak genangan, yakni Desa Prodo, Bandaran, Winongan Kidul, Winongan Lor, Lebak, dan Sumberejo. Air merendam rumah warga, jalan desa, hingga fasilitas umum dengan ketinggian yang bervariasi di tiap lokasi.
Kondisi terparah dilaporkan terjadi di Desa Prodo. Di salah satu dusun, genangan air dilaporkan mencapai lebih dari satu meter sehingga warga terpaksa menghentikan aktivitas dan bertahan di dalam rumah. Akses jalan lingkungan juga sempat tidak bisa dilalui kendaraan.
Sementara itu, di desa-desa lainnya, air menggenang dengan ketinggian puluhan sentimeter dan masuk ke dalam rumah warga. Genangan terjadi relatif cepat menyusul hujan deras yang turun tanpa jeda sejak siang hari.

Seorang warga Desa Winongan Kidul, Mariyati, mengatakan air mulai masuk ke permukiman pada sore hari. Menurutnya, arus air datang dengan cepat dan merendam rumah serta warung miliknya. “Air masuk sekitar sore. Warung dan rumah terendam, keluarga saya ada yang harus mengungsi ke tempat lebih aman,” tuturnya.
Warga menilai banjir dipicu oleh hujan deras yang terjadi secara merata serta meluapnya aliran sungai di wilayah Winongan. Selain itu, kiriman air dari kawasan dataran tinggi di sekitar wilayah tersebut membuat debit sungai meningkat dalam waktu singkat.
Hingga malam hari, genangan masih terpantau di sejumlah titik dan warga diminta tetap waspada terhadap potensi kenaikan air. Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Pasuruan, Sugeng Hariyadi mengungkapkan, sampai saat ini petugas masih terus memantau perkembangan di lapangan. "Masih terus kami lakukan asesmen," kata Sugeng. (pik/why)


Share to
 (lp).jpg)



