Zainul Rifan


Wartawan Tadatodays.com | 2021-01-14 19:33:00

Kuli Tewas Tertimbun Longsoran Sirtu

MATERIAL: Polisi dan TNI saat mengecek lokasi penggalian sirtu yang menewaskan seorang pekerja.

PROBOLINGGO, TADATODAYS.COM - Seorang kuli truk material bernama Suhan, 49, warga Desa Glagah, Kecamatan Pakuniran, Kebupaten Probolinggo, tewas usai tertimbun longsoran pasir berbatu (Sirtu). Peristiwa tersebut terjadi pada Kamis (14/1/2021) sekira pukul 14.00 WIB.

Kejadian itu bermula saat Suhan sedang melakukan pekerjaannya, yakni menggali sirtu yang berada di dinding tanah setinggi 5 meter. Lokasinya berada di Dusun Nyato Rt 02 Rw 02, Desa Desa Glagah. Penggaliann itu menggunakan peralatan yang biasa dipakainya, seperti sekop, linggis dan rojong.

Baca Juga : Gunakan Ponsel saat Isi Daya, Pria Ini Tewas Disambar Petir

Kemudian, sirtu yang telah digali langsung dinaikan ke bak truk. Namun nahas, setelah bak truk hampir penuh, tiba-tiba dinding tanah yang menjulang tersebut longsor dan menimpanya. Suhan pun tewas seketika.

Baca Juga : Tiga Petani Tersambar Petir, Satu Tewas, Satu Alami Gangguan Pendengaran

Kejadian tersebut dibenarkan oleh AKP Habi Sutopo, selaku Kapolsek Pakuniran. Ia mengatakan, saat itu korban bersama empat orang temannya dan posisi korban sedang membungkuk untuk merojong sirtu di samping kanan truk. “Lalu tertimbun sirtu dari atas tebing yang longsor," ungkapnya.

Habi melanjutkan, saat tertimbun korban tidak bisa bernapas, dan ketika dievakuasi terdapat luka lecet pada dahi dan kakinya yang diduga terkena bebatuan. Sedangkan keempat temannya berhasil menghindar dari longsoran, sehingga keempatnya selamat.

Pasca kejadian, keluarga korban menolak untuk dilakukan autopsi karena sudah menerima peristiwa maut yang menimpa Suhan sebagai musibah. “Dan sudah ada surat penolakan visumnya," jelas Habi.

Semetnara, saat olah TKP pihaknya mendapatkan barang bukti beberapa batu ukuran sedang yang terdapat bercak darah. (zr/don)