Zainul Rifan


Wartawan Tadatodays.com | 2022-09-09 22:08:27

Mengalami Patah Tulang, 2 Korban Jembatan Ambruk Akan Dioperasi

DIJENGUK GUBERNUR: Di antara korban jembatan gantung Kregenan yang ambruk, dijenguk Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa.

PROBOLINGGO, TADATODAYS.COM - Sejumlah korban insiden ambruknya jembatan gantung Kregenan, Jumat (9/9/2022) masih menjalani perawatan di RSUD Waluyo Jati Kraksan. Dua orang diantaranya harus menjalani operasi pada Jumat malam, lantaran mengalami patah tulang.

Dua pelajar yang harus menjalani operasi itu adalah Muhammad Ibnu Rafi, warga Dusun Stasiun, RT 2 – RW 2, dan Hasan Firmansyah, warga Dusun Kaungan, RT 2 - RW 1, Desa Sukomulyo, Kecamatan Pajarakan.

Baca Juga : Nelayan Mengeluh Kesulitan BBM, Gubernur: Sampaikan Usulan Kebutuhan

Rafi mengalami keluhan di lengan kiri. Sedangkan Hasan mengalami keluhan nyeri di pergelangan tangan kiri, siku kiri, pinggul kiri dan tulang belikat kiri.

Baca Juga : Kunjungi SMKPK Puger, Gubernur: Studi Karakter Cukup ke Sini

Plt Direktur RSUD Waluyo Jati Kraksaan dr. Mansur mengatakan, kalau keduanya mengalami patah tulang. Satu orang di pergelangan tangan, dan satunya di bagian paha. Maka dari itu pihaknya akan bergerak cepat untuk melakukan operasi. "Akan dilakukan operasi malam ini," paparnya pada awak media, Jumat petang.

Dokter Mansur menjelaskan kalu sejatinya ada 16 orang yang dilakukan perawatan di RSUD Waluyo Jati Kraksaan. Lima orang diantaranya sudah diperbolehkan pulang, dan dapat melakukan pemeriksaan rawat jalan. Sedangkan 10 orang menjalani rawat inap. "Satu lainnya masih ada di IGD," terangnya. 

Menurutnya, kalau nanti pasien yang rawat inap itu dalam perkembangannya sudah dapat dipulangkan, maka akan segera dipulangkan dan dilakukan rawat jalan.

Diberitakan sebelumnya, jembatan gantung penghubung antar Desa Kregenan Kecamatan Kraksaan dengan Desa Pajarakan Kulon, Kecamatan Pajarakan ambruk pada Jumat (9/9/2022) pukul 07.30. Jembatan ini ambruk saat dilintasi para pelajar SMPN 1 Pajarakan yang tengah jalan sehat memeringati Hari Olahraga Nasional. Dalam kejadian ini ada 36 siswa dan beberapa guru yang terjatuh ke sungai. (zr/why)