Muhammad Musleh


Wartawan Tadatodays.com | 2022-04-14 18:08:07

Momen Ramadan, Bupati Banyuwangi Silaturahim ke Ormas Islam

SAFARI RAMADAN: Bupati Ipuk Fiestiandani memanfaatkan momen ramadan dengan berkunjung ke ormas Islam. Seperti saat kunjungan Ipuk ke Al-Irsyad.

BANYUWANGI, TADTODAYS.COM - Momentum Ramadan dimanfaatkan Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani untuk bersilaturahim ke sejumlah ormas Islam. Acara yang dikemas sembari menunaikan Salat Tarawih itu, bertujuan untuk merajut harmoni dengan segenap komponen masyarakat.

“Momen Ramadan ini, saya bersilaturahmi dengan segenap masyarakat Banyuwangi. Khususnya, dengan umat Islam. Dengan silaturahmi ini, kami berharap dapat merajut harmoni di daerah kita tercinta ini,” ungkap Ipuk saat kunjungan ke Al-Irsyad di Masjid At-Taqwa, Kelurahan Lateng, Banyuwangi, Kamis (14/4/2022).

Baca Juga : “Bibibi”, Tradisi Berbagi di Hari Ke-27 Ramadan di Probolinggo

Hal itu menurut bupati yang akrab disapa Ipuk itu, merupakan upaya mewujudkan Banyuwangi Rebound. Setelah sebelumnya berkutat dengan pandemi Covid-19 dan menimbulkan krisis. Baik di sektor kesehatan, ekonomi, hingga sosial. Karena itu, butuh spirit baru untuk bisa bangkit.

Baca Juga : Ini 3 Manfaat Berpuasa Bagi Tubuh, Salah Satunya Atasi Penyakit Jantung

“Dengan tagline Banyuwangi Rebound, kami ingin mengajak semua masyarakat Banyuwangi untuk rebound. Melompat lebih tinggi dalam menghadapi tantangan yang ada,” katanya. Banyuwangi Rebound yang dicanangkan Ipuk terdiri dari tiga pilar. Penanganan pandemi, pemulihan ekonomi, dan menjalin harmoni.

"Tidak bisa kita menangani pandemi ini, apalagi bangkit dari tekanan ekonomi, jika di tengah masyarakat kita tidak terjalin keharmonisan dan kerukunan antar segenap elemen masyarakat,” imbuhnya.

Selain bersilaturahmi dengan Al-Irsyad, Ipuk juga bersilaturahmi dengan Pengurus Daerah Muhammadiyah di Masjid KH. Ahmad Dahlan Banyuwangi, Selasa (12/4/2022), Dalam pertemuan tersebut, Ipuk membeberkan sejumlah capaian pemulihan ekonomi daerah.

Saat ini, pertumbuhan ekonomi Banyuwangi menunjukkan grafik yang membaik dibandingkan awal terjadinya pandemi Covid-19. Pada 2019, pertumbuhan ekonomi Banyuwangi tercatat pada 5,55 persen. Namun, saat Covid-19 melanda, ekonomi bumi Blambangan ini terkontraksi hingga minus 3,58 persen pada 2020.

"Alhamdulillah, dalam catatan tahun 2021 kemarin, pertumbuhan ekonomi Banyuwangi kembali pulih. Tercatat sebesar 4,08 persen. Ini semua tentu berkat kerja keras masyarakat Banyuwangi dan harmoni yang senantiasa kita jaga bersama," jelasnya.

Tak hanya itu, Ipuk juga memaparkan, bahwa angka kemiskinan di Banyuwangi juga dapat ditekan. Di tengah resesi ekonomi akibat Covid-19, kemiskinan di Banyuwangi hanya meningkat sebesar 0,01 persen. Ini merupakan angka terendah jika dibandingkan dengan daerah lain di Jawa Timur.

Lebih jauh, Ipuk menambahkan, keberhasilan tersebut harus terus dijaga. Tidak hanya oleh pemerintah daerah semata. Namun, harus ada keterlibatan segenap masyarakat. “Oleh karena itu, Ramadan ini saya manfaatkan betul untuk menggalang kebersamaan dengan bersilaturahim dengan masyarakat secara luas," imbuhnya.

Selain ke Al-Irsyad dan Muhammadiyah, Ipuk juga dijadwalkan akan bersilaturahmi dengan ormas-ormas Islam lainnya di Banyuwangi. Seperti Nahdlatul Ulama dan LDII. Selain itu, juga bertemu dengan sejumlah komunitas dan masyarakat umum di berbagai kecamatan. (*/mus/sp)