Hilal Lahan Amrullah


Wartawan Tadatodays.com | 2022-09-02 20:47:23

Pemkab Probolinggo Rakor Tindak Lanjut Arahan Gubernur Jawa Timur; Pastikan Stok BBM - LPG Aman dan Tercukupi

BAKAL PANTAU: Wakil Bupati Timbul Prihanjoko bersama bersama Forkopimda bakal memantau langsung kondisi lapangan untuk memastikan tidak sampai terjadi panic buying.

PROBOLINGGO, TADATODAYS.COM - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Probolinggo memastikan stok elpiji (LPG) dan bahan bakar minyak (BBM) aman dan tercukupi hingga hari ini. Hal tersebut terungkap pada rapat koordinasi (rakor) tindak lanjut arahan Gubernur Jawa Timur terkait pengamanan stok BBM dan LPG 3 kilogram di Jawa Timur, Jumat (2/9/2022) di Pringgitan Dalam, Pendapa Bupati Probolinggo.

Rakor tersebut dipimpin langsung Wakil Bupati Probolinggo Drs. HA Timbul Prihanjoko yang didampingi Asisten Pemerintahan dan Kesra Heri Sulistyanto beserta sejumlah kepala OPD terkait. Selanjutnya, jajaran Forkopimda yang hadir dalam rakor yaitu Wakapolres Probolinggo Kota Kompol Subiyantana, Kabag Sumda Polres Probolinggo Kompol Heri Sugianto, Pjs Pasi Ops Kodim 0820 Probolinggo Mohammad Isnaeni.

Baca Juga : Isu Kualitas BBM Menurun, SPBU Triwung: Tidak Benar

Wakil Bupati Timbul Prihanjoko menyatakan, pihaknya bersama jajaran Forkopimda dan OPD terkait pada rakor ini membahas tentang kenaikan BBM dan LPG 3 kilogram dan antisipasi kelangkaannya. Wabup Timbul bersyukur, pasalnya stok BBM dan LPG di Kabupaten Probolinggo aman. "Saya harap masyarakat bisa tenang, karena stok untuk BBM dan LPG di Kabupaten Probolinggo aman," terangnya. 

Baca Juga : 180 Ribu Data BPJS Dinonaktifkan, JamkesWatch Minta Ada Terobosan

RAKOR: Rapat koordinasi tindak lanjut arahan Gubernur Jawa Timur terkait pengamanan stok BBM dan LPG 3 kilogram di Jawa Timur, Jumat (2/9/2022) di Pringgitan Dalam, Pendapa Bupati Probolinggo. Rakor ini dipimpin Wakil Bupati Timbul Prihanjoko.

Wabup Timbul menambahkan, antisipasi dan peninjauan langsung oleh Forkopimda terkait keberadaan BBM dan LPG di lapangan direncanakan dilakukan setelah dilakukan rapat teknis terlebih dahulu. "Untuk selanjutnya, kami juga akan mengawasi, termasuk pendistribusiannya. Kami akan mengumpulkan pemilik SPBU dalam rangka bagaimana memperlancar pendistribusian. Kami betul-betul serius, akan kami antisipasi dengan turun ke lapangan, agar tidak ada panic buying di Kabupaten Probolinggo," tegasnya.

Selanjutnya, Wabup Timbul juga akan menghimbau kepada 19 pemilik SPBU di Kabupaten Probolinggo  bahwa sebelum stok kosong maka segera untuk mengambil stoknya. "Sehingga tidak ada kekosongan. Ini urusan teknis. Kadang-kadang sudah kosong baru minta kepada depo. Harapan saya, sebelum kosong ambil dulu jatahnya," ujar politisi PDI Perjuangan itu.

Bersama Forkopimda, Wabup Timbul menyatakan serius akan mengawasi dan turun langsung ke lapangan, termasuk ke setiap pasar. Sebab, bukan hanya BBM dan LPG 3 kilogram yang diperhatikan, tetapi juga kebutuhan pokok masyarakat akan dipantau terus. "Agar pendistribusian dan gejolak harga bisa kita kendalikan," tegasnya. (*/hla/why)