Zainul Rifan


Wartawan Tadatodays.com | 2022-04-23 19:33:18

Pria di Tiris Ditemukan Tewas dengan 10 Luka Bacok di Ladang Kopi Miliknya

TAK BERNYAWA: Jasad Neman tergeletak di tanah sebelum dievakuasi polisi menuju kamar mayat RSUD Waluyo Jati Kraksaan.

PROBOLINGGO, TADATODAYS.COM -  Nasib tragis dialami Neman, warga Dusun Sagarenduwes, Desa Andungsari, Kecamatan Tiris, Kabupaten Probolinggo. Ia ditemukan tewas bersimbah darah di ladang kopi miliknya, Sabtu (23/4/2022) sekitar pukul 08.00 WIB. Diduga kuat, ia menjadi korban pembunuhan.

Dugaan itu menguat melihat luka yang diderita korban. Total ada 10  luka sobek di sekujur tubuh Neman. Di antaranya di bagian ketiak kiri, pinggang bawah, pinggang atas, kepala depan atas, dahi, pipi bawah kanan, leher bawah kanan, lengan kanan, jempol kanan; punggung; telapak tangan kiri.

Baca Juga : Buru Rekan Pelaku Pembunuhan di Kebun Kopi

Koordinator Kamar Mayat RSUD Waluyo Jati Kraksaan, Mujino mengatakan, melihat bekas luka yang dialami Neman, diduga terkena senjata tajam. Itu dibuktikan dengan bentuk luka tepi dan luka sudut itu tajam. “Kalau ketiak sama leher itu terbuka menganga sampai 6 sentimeter,” jelasnya.

Baca Juga : Pemuda Rogojampi Tewas Terlindas Truk di Kalipuro

Kapolsek Tiris Iptu Agus Supriyanto membenarkan kejadian tersebut. Informasi yang ia gali dari keluarga korban, sebelum kejadian Neman berpamitan pergi ke kebun kopi miliknya. Korban berangkat mengendarai Honda Revo warna hitam Nopol N 5416 MB, sekitar pukul 08.00 WIB.

Selang satu jam kemudian, tepat pukul 09.20 WIB,  warga menemukan Neman tergeletak di jalan sis selatan jembatan Dusun Segaranduwes. Tragisnya, Neman ditemukn dalam kondisi tidak bernyawa dengan sejumlah luka bacok. “Warga langsung melapor ke Mapolsek Tiris,” terangnya pada tadatodays.com.

Pihak kepolisian langsung mendatangi Tempat Kejadian Perkara (TKP). Korban segera dievakuasi untuk dibawa ke kamar mayat RSUD Waluyo Jati Kraksaan menggunakan, mobil patroli milik Polsek.

Kapolsek menjelaskan, menurut informasi dari beberapa saksi, warga sempat melihat dua orang yang diduga pelaku mengendarai motor ke arah selatan. Keduanya terlihat ada luka di bagian dahi dan leher.

Namun tak ada warga yang berani menghentikan kedua orang tersebut. "Lari ke arah Jembersari, Kabupaten Jember," katanya. Saat ini pihak kepolisian masih melakukan pendalaman, guna mencari tahu identitas pelaku dan apa motifnya. (zr/sp)