Bryan Bagus Bayu Pratama


Wartawan Tadatodays.com | 2022-05-17 17:18:37

Roadshow Perizinan, Pemkab Jember Fasilitasi Pengurusan NIB Bagi Ribuan Nelayan

PELAYANAN: Bupati Jember Hendy Siswanto saat menghadiri roadshow terkait pemberian dan pelayanan izin kepada nelayan. Ada sekitar 6 ribu nelayan di Jember yang perlu difasilitasi NIB.

JEMBER, TADATODAYS.COM - Pemkab Jember bersama PTSP Provinsi Jawa Timur menggelar roadshow terkait pemberian dan pelayanan izin kepada nelayan, Selasa (17/5/2022). Roadhow yang digelar di halaman Bakorwil Jember tersebut, diharapka memudahkan nelayan di jember mendaptkan Nomor Izin Berusaha (NIB).

Dalam sambutannya, Bupati Jember Hendy Siswanto mengungkapkan ada 6 ribu lebih nelayan yang ada di Jember. Namun, sebagian besar masih belum memiliki NIB. Karena itu, Pemkab Jember bersama DPTSP Jatim menyiapkan kendaraan khusus untuk berkeliling selama 3 hari ke wilayah nelayan-nelayan yang ada di Jember.

Baca Juga : Bupati Hendy Berangkatkan 905 CJH Jember secara Bertahap

“Kegiatan ini dikhususkan untuk nelayan kita, mobil yang kami siapkan akan keliling memberikan pelayanan selama 3 hari ini untuk nelayan di Jember,” katanya. Ia berharap, fasilitasi tersebut memudahkan nelayan mengurus NIB. Selama ini, nelayan enggan mengurus NIB karena problem jarak yang terlalu jauh.

Baca Juga : Pemkab Jember Jalin Kerjasama dengan PTDI-STTD

Hendy mengungkapkan, NIB sangat penting untuk nelayan di Jember, dan sangat berisiko jika tidak segera difasilitasi. NIB berkaitan dengan izin nelayan melaut. Selain itu, NIB juga dapat memudahkan untuk mengurus permodalan. Hendy juga menjanjikan pembuatan BPJS Ketenagakerjaan untuk nelayan.

Untuk saat ini, Pemkab Jember akan melakukan pendataan nelayan yang ada di Jember yang belum memiliki NIB. Targetnya agar dapat diberikan pelayanan terkait NIB tersebut.

Selama 3 hari ke depan, pihaknya dapat melayani sekitar 157 izin secara langsung.

Kepala DPMPTSP Jatim Aris Mukiyono mengatakan, pentingnya izin bagi nelayan ibarat STNK bagi pengendara kendaraan. Dengan NIB, nelayan dapat tenang bekerja. Secara aspek hukum, nelayan tersebut sudah legal. “Mobil pelayanan yang kami siapkan, akan segera berangkat ke Puger, melakukan pelayanan di lokasi nelayan,” ungkapnya. (*/bp/sp)