Mochammad Angga


Wartawan Tadatodays.com | 2022-03-15 13:09:19

Waspada! Tanah Longsor Masih Mengancam Jalur Gunung Bromo

LONGSOR: Anda yang ingin berkunjung ke Gunung Bromo selama musim hujan, harus berpikir ulang. Pasalnya, tanah longsor masih mengancam di jalur menuju Gunung Bromo Dalam tiga hari terakhir, sudah terjadi longsoran di 4 titik.

PROBOLINGGO, TADATODAYS.COM - Jalur menuju kawasan Gunung Bromo melalui wilayah Kabupaten Probolinggo, patut diwaspadai saban turun hujan dengan intensitas tinggi. Pasalnya, dalam sepekan terakhir longsoran tanah tebing terjadi dan menutupi akses utama menuju Bromo.

Pada Senin (14/3/2022) malam, longsoran terjadi di atas pertigaan menuju Desa Ngadirejo. Material tanah berukuran 10x15 meter pun menutupi badan jalan, dan memutus akses lalu lintas. Hingga Selasa (15/3/2022) sekira pukul 12.00 WIB, petugas BPBD masih melakukan pembersihan material tanah.

Baca Juga : Tanggul di Kotaanyaar Jebol, Satu Rumah Terancam

Kasi Kedaruratan BPBD Kabupaten Probolinggo, Abdullah yang masih berada di lokasi mengatakan, dari hasil assesment tanah longsor itu disebabkan karena curah hujan dengan intensitas tinggi mengguyur kawasan setempat selama tiga jam. “Kondisi tanah longsor ini merupakan kategori parah,” katanya.

Baca Juga : Tembok Penahan Tanah di Andungbiru Longsor, 3 Rumah Terdampak

Abdullah menuturkan, besarnya material longsoran membuat lima pohon pinus tumbang. Karena itu, sejak Senin malam hingga Selasa siang, petugas gabungan yang terdiri dari 8 petugas BPBD, 6 petugas Dinas PUPR Kabupaten Probolinggo dan 6 personel TNI dikerahkan untuk membersihkan tanah di badan jalan.

Selain personel, pembersihan itu juga menggunakan satu unit excavator untuk memindahkan tanah dari badan jalan ke pinggir jalan. “Evakuasi tanah sudah mencapai 80 persen,” ujarnya.

Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut.

Sebelumnya, kata Abdullah, tanah Longsor juga terjadi di Desa Wonokerto, Kecamatan Sukapura, Sabtu (12/3/2022). Saat itu, longsoran terjadi di 3 titik. "Tapi tingkat longsor sedang,” katanya. (ang/don)