Banjir Belum Surut di Pulokerto Pasuruan, BPBD Datangkan Pompa Air

Amal Taufik
Amal Taufik

Thursday, 21 May 2026 16:45 WIB

Banjir Belum Surut di Pulokerto Pasuruan, BPBD Datangkan Pompa Air

KRATON: Banjir yang masih menggenang di Dusun Pulodowo, Desa Pulokerto, Kabupaten Pasuruan.

PASURUAN, TADATODAYS.COM - Banjir yang menggenangi Dusun Pulodowo, Desa Pulokerto, Kecamatan Kraton, Kabupaten Pasuruan belum juga surut hingga Kamis (21/05/2026). Genangan air setinggi 30 hingga 50 centimeter masih merendam puluhan rumah warga selama dua hari terakhir.

Pemerintah Kabupaten Pasuruan melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) mulai menyiapkan langkah percepatan penanganan dengan mendatangkan pompa penyedot air ke lokasi terdampak.

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Pasuruan, Sugeng Hariadi mengatakan pihaknya telah berkoordinasi dengan Dinas Sumber Daya Air (SDA) Provinsi Jawa Timur untuk membantu pengiriman pompa tambahan.

“Sekarang kami fokus mempercepat penyurutan air. Alkon sudah kami siapkan dan kami juga koordinasi dengan SDA Provinsi agar bantuan pompa segera dikirim,” ujar Sugeng.

Menurutnya, lambatnya air surut dipengaruhi kondisi air laut yang sedang pasang. Akibatnya, aliran pembuangan air dari kawasan permukiman menuju sungai menjadi tersendat. “Air buangan tidak lancar karena kondisi laut pasang. Itu yang membuat genangan cukup lama bertahan,” katanya.

Data sementara BPBD mencatat sedikitnya 50 kepala keluarga terdampak banjir di Dusun Pulodowo. Meski belum ada warga yang mengungsi, aktivitas masyarakat terganggu karena akses lingkungan masih dipenuhi air.

Selain melakukan penanganan genangan, BPBD juga telah menyalurkan bantuan logistik bagi warga terdampak. “Untuk kebutuhan makanan sudah kami distribusikan kepada warga,” imbuhnya.

Sugeng menambahkan, sebagian wilayah lain di Kabupaten Pasuruan yang sebelumnya sempat tergenang kini mulai berangsur surut. Kendati demikian, BPBD tetap bersiaga mengantisipasi potensi banjir susulan jika hujan deras kembali mengguyur wilayah Pasuruan.

Sementara itu, warga Dusun Pulodowo memilih tetap bertahan di rumah masing-masing sambil menunggu air benar-benar surut. (pik/why)


Share to