Andi Saputra


Wartawan Tadatodays.com | 2021-11-11 15:03:37

Banjir Kembali Terjang Jember. 3 Kecamatan Terendam, Ratusan Warga Diungsikan

BENCANA ALAM: Petugas BPBD Jember memantau kondisi rumah warga yang teremdam dan telah ditinggal pemilik ke tempat pengungsian. Karena banyaknya warga yang mengungsi, membuat petugas harus memprioritaskan kalangan lansia dan anak-anak.

JEMBER, TADATODAYS.COM - Wilayah Kabupaten Jember kembali diterjang banjir. Curah hujan yang tinggi sejak Rabu (10/11) sore kemarin hingga Kamis (11/11) siang, membuat sedikitnya 3 Kecamatan di Jember teredam banjir. Ketiga kecamatan yang terendam yakni Kecamatan Tanggul, Semboro dan Kecamatan Sumber Baru.

Berdasarkan data resmi yang dirilis Pusdalops BPBD Jember, pada Kamis (11/11) siang sedikitnya terdapat 577 rumah dari 7 desa teredam banjir setinggi 70 centimeter. Sebanyak 230 warga harus mengungsi. "Intensitas hujan lumayan tinggi, sehingga air sungai naik," kata Plt Kepala BPBD Jember, Sigit Akbari  saat dikonfirmasi melalui sambungan telepon.

Baca Juga : Longsor, Dua Rumah di Desa Sariwani Tertimpa Material Tanah

Sigit menerangkan, sejauh ini terdapat 7 titik banjir terparah yakni di Desa Manggisan dan Desa Pondok Dalem, Desa Darungan Kecamatan Tanggul, Desa Pondok Joyo dan Desa Sidomulyo Kecamatan Semboro serta Desa Kramat Sukoharjo dan Desa Gelang Kecamatan Sumberbaru. Kemudian, untuk tanah longsor yang menutupi jalan berada di Desa Gelang, Kecamatan Sumberbaru.

Baca Juga : Sigap Tangani Banjir, Bupati Ipuk Berikan Bantuan dan Perintahkan Perbaikan Infrastruktur

Sebanyak 230 warga yang rumahnya terendam di atas 30 centimeter diungsikan sementara. Pusat pengungsian berada di Balai Desa Pondok Joyo. "Warga yang rumahnya terendam di bawah 30 centimeter masih berada di rumah masing-masing," ujarnya.

Sigit mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan karena saat ini intensitas curah hujan tinggi. Terutama warga yang tinggal di sekitar di dataran rendah,  daerah aliran sungai dan lereng perbukitan.

Untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan, sejak Rabu malam kemarin BPBD bersama TNI-POLRI dan relawan mengevakuasi warga ke tempat yang lebih aman. (as/don)