Data Penerima Belum Valid, Subsidi Solar di Jember Rawan Salah Sasaran

Dwi Sugesti Megamuslimah
Wednesday, 22 Apr 2026 12:38 WIB

Ketua Komisi B DPRD Jember Candra Ary Fianto.
JEMBER, TADATODAYS.COM - Distribusi solar subsidi untuk petani dan nelayan di Kabupaten Jember menyimpan persoalan serius. Di balik angka penyaluran yang mencapai 949 kiloliter hingga Maret 2026, validitas data penerima justru dipertanyakan.
Ketua komisi B DPRD Jember, Candra Ary Fianto, menyebut data penerima masih belum akurat. Kondisi ini dinilai membuka celah salah sasaran dalam distribusi subsidi. “Data penerima ini masih belum valid. Ini yang harus segera dibenahi,” ujarnya Rabu (22/4/2026) siang.
Candra menegaskan, bahwa pemutakhiran data menjadi langkah mendesak. DPRD mendorong dinas terkait segera melakukan pembaruan agar distribusi tidak melenceng. “Pemutakhiran ini penting agar tidak ada lagi penyimpangan,” tegasnya.
Sementara, Temuan di lapangan memperkuat pernyataan tersebut. Jupriono, salah satu nelayan di Kecamatan Puger, mengaku banyak nelayan aktif justru tidak terdata sebagai penerima.

“Banyak nelayan yang tidak kebagian karena tidak masuk data. Akhirnya mereka beli ke pedagang dengan harga lebih mahal,” ujarnya.
Ia menyebut, kondisi itu membuat nelayan harus membeli solar di luar skema subsidi. Harga yang didapat pun jauh lebih tinggi dibanding harga resmi.
Tak hanya itu, Jupriono juga mengungkap adanya dugaan penyimpangan dalam pendataan. Menurutnya, ada nelayan yang memiliki lebih dari satu rekomendasi pembelian. “Seharusnya satu nelayan satu rekomendasi. Tapi di lapangan ada yang punya lebih dari satu,” katanya.
Tanpa pembenahan data, distribusi solar subsidi berisiko terus menyisakan persoalan lama: angka besar di atas kertas, tetapi tidak tepat sasaran di lapangan. (dsm/why)
.jpg)


Share to
 (lp).jpg)



