Iqbal Al Fardi


Wartawan Tadatodays.com | 2022-09-07 16:54:31

Perhutani dan Pemkab Jember Gelar FGD, Kembangkan 13 Tempat Wisata

FGD: Bupati Jember Hendy Siswanto dalam FGD bersama Perhutani Regional Jawa Timur dalam rangka FGD bertajuk "Optimalisasi Pengelolaan Wisata Terpadu Perhutani di Kabupaten Jember".

JEMBER, TADATODAYS.COM - Perhutani Regional Jawa Timur melakukan FGD (Focused Group Discussion) bersama Pemkab Jember, Rabu (7/9/2022) sebagai tindak lanjut dari MoU yang telah dilakukan pada Senin 14 April 2022 lalu. FGD tersebut dilakukan dengan tujuan mempercepat pemulihan perekonomian di Jember melalui pemanfaatan hutan. 

FGD bertajuk "Optimalisasi Pengelolaan Wisata Terpadu Perhutani di Kabupaten Jember" dimulai pada pukul 09.45. Bupati Jember Hendy Siswanto datang dan membuka langsung acara yang dilangsungkan di Hotel Royal, Jember tersebut.

Baca Juga : Bupati Jember dan Pejabat Outbond di Batu, Ketua FPDIP: Tidak Etis

FGD diisi oleh 3 narasumber, yaitu perwakilan dari Perhutani, Komisi C DPRD Hadi Supaat, dan salah seorang pegiat wisata Hesti. Sedangkan staf ahli bupati, Juanda, bertugas memoderatori agenda tersebut.

Baca Juga : Belasan Usulan Raperda Terancam Tidak Terbahas gegara Kajian Belum Siap

Peserta yang hadir berjumlah 63 orang. Mereka berasal dari OPD terkait, Perum Perhutani, BKSDA Jember, Taman Nasional Meru Betiri, pendamping LMDH Perhutani Jember, dan 13 Kepala Desa, BPD dan Pokdarwis.

Tindak lanjut dari kerjasama tersebut ialah akan ada pemanfaatan hutan tanpa mengubah fungsinya. Hal tersebut akan dilakukan oleh kelompok masyarakat di 13 tempat wisata yang berada dalam lingkungan Perhutani.

Selanjutnya, Bupati Hendy Siswanto mengatakan bahwa FGD tersebut bertujuan agar 13 tempat wisata tersebut bisa segera ditindak lanjuti oleh Perhutani dan Pemkab Jember dengan dukungan DPRD. "FGD tersebut bertujuan agar Perhutani dan Pemkab Jember yang nantinya didukung oleh DPRD bisa mengeksekusi 13 tempat wisata itu segera," kata Bupati Hendy.

Kemudian, Bupati Hendy menjelaskan bahwa nantinya LMDH (Lembaga Masyarakat Desa Hutan) diharapkan bisa merangkul anak-anak muda untuk bekerjasama. "LMDH diharapkan untuk bisa merangkul anak muda di tempat masing-masing," jelasnya. (*/iaf/why)