Bryan Bagus Bayu Pratama


Wartawan Tadatodays.com | 2022-01-17 21:14:53

Rumah Bupati Jember Kebanjiran, BPBD Tampak Sibuk

KEBANJIRAN: Sejumlah petugas BPBD Jember berupaya menyedot air banjir yang menggenangi rumah Bupati Hendy Siswanto, Senin (17/1). Rumah tersebut sebelumnya juga pernah kebanjiran, saat Hendy dilantik sebagai Bupati pada Februari tahun lalu.

JEMBER, TADATODAYS.COM - Rumah pribadi Bupati Jember Hendy Siswanto, di Jalan Sultan Agung, Lingkungan Kampung Ledok, Kelurahan Jember Kidul, Kecamatan Kaliwates, Kabupaten Jember kebanjiran. Air setinggi 60 sentimeter mulai masuk ke rumah Bupati Hendy sejak Senin (17/1) sore. Hingga Senin pukul 20.45 WIB, petugas BPBD masih membersihkan lumpur sisa banjir di rumah tersebut.

Dari pantauan tadatodays.com, sejumlah petugas PBD sibuk membersihkan lumpur di rumah tersebut. Di depan pagar tersebut juga terparkir dua unit mobil damkar dan alkon, untuk menguras air di halaman rumah Hendy. Bupati Hendy juga tampak berada di rumah pribadinya itu.

Baca Juga : BMKG Banyuwangi Prediksi Banjir Rob Berlangsung Dua Hari

Kepada tadatodays.com, Hendy mengatakan bahwa banjir di rumahnya ini sudah terjadi kali kedua. Sebelumnya, rumahnya juga kebanjiran pada 26 Februari 2021 lalu. Banjir pertama itu, bertepatan saat Hendy dilantik sebagai Bupati Jember oleh Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, di Gedung Grahadi Surabaya. “Rumah saya selalu terdampak," kata Hendy.

Baca Juga : Banjir Rob Landa Tiga Kelurahan di Banyuwangi

TERDAMPAK: Selain rumah pribadi Bupati Hendy, banjir juga merendam puluhan rumah tetangga Hendy. Hingga Senin (17/1) malam, warga masih membersihkan rumah mereka setelah air surut.

Hendy menjelaskan, banjir terjadi disebabkan karena curah hujan yang cukup tinggi di sekitaran Gunung Argopuro dan Gunung Pasang, Desa Klungkung, Kecamatan Sukorambi, Jember, sejak pukul 15.00 WIB. “Ini bukan banjir bandang,” ujarnya.

Tak hanya rumah orang nomor satu di Jember saja yang kebanjiran. Rumah tetangga Hendy juga terendam. "Tetangga saya di belakang rumah, tenggelam semua itu rumahnya. Ada sekitar 30 rumah," ucapnya.

Akibat banjir yang melanda lingkungan rumah pribadi Hendy, membuat empat KK harus mengungsi karena air yang masuk ke rumah keempat KK tersebut cukup tinggi.

Sementara, Kepala Pelaksana BPBD Jember Sigit Akbari mengatakan, banjir ini terjadi akibat luapan air sungai di wilayah Lingkungan Jumento, Kawasan Semanggir Mangli.

Dari data BPBD, lanjut Sigit, ada sekitar 6 titik lokasi banjir akibat luapan Kali Jompo. Temasuk, banjir di lingkungan rumah Bupati Hendy. (bp/don)