Andi Saputra


Wartawan Tadatodays.com | 2021-03-30 17:12:32

Demi Rakyat, Pemkab dan DPRD Jember siap Kebut APBD 2021

POSE: Bupati Jember Hendy Siswanto (dua dari kiri) berpose bersama Ketua DPRD Jember Itqon Syauqi (kemeja putih) dan Wabup Jember Gus Firjaun (paling kanan), di ruang kerja ketua DPRD usai penyerahan dokumen KUA PPAS 2021, Senin (29/3) kemarin.

JEMBER, TADATODAYS.COM - Draf rancangan Kebijakan Umum Anggaran-Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS) Kabupaten Jember tahun anggaran 2021, akhirnya diserahkan oleh Bupati Jember Hendy Siswanto kepada DPRD Jember. Bupati Hendy menyebut, keterlambatan penyerahan itu karena terhambat mekanisme baru dalam Sistem Informasi Pembangunan Daerah (SIPD).

Draf KUA-PPAS yang menjadi bahan awal pembahasan Rancangan APBD 2021 tersebut, diserahkan secara tertutup oleh Hendy kepada pimpinan dewan pada Senin (29/3/2021) kamarin. Hendy mengakui, KUA-PPAS terlambat penyerahannya dari target awal Maret lalu karena adanya beberapa alasan.

Baca Juga : Perbaikan Jalan Rusak di Jember Belum Menyeluruh

Penyebab utama keterlambatan penyusunan tersebut, dikarenakan adanya mekanisme baru dalam penyusunan KUA PPAS dengan melalukan input data ke SIPD. "Sedikit molor,” katanya.

Baca Juga : Program Beasiswa di Jember Dilanjutkan, Ini Syaratnya

Hendy menyampaikan, setelah seluruh ASN bekerja siang dan malam, akhirnya bahan KUA PPAS dengan kekuatan anggaran mencapai Rp 4,4 triliun itu rampung. Setelah diserahkan ke dewan, selanjutnya KUA PPAS itu akan dibahas Bersama DPRD setempat dan ditargetkan rampung pada bulan April.

Perlu diketahui, dalam KUA PPAS tersebut, 13,62 persen atau Rp 600 miliar di antaranya diprioritaskan untuk perbaikan infrastruktur. "Untuk perbaikan jalan 1000 km hingga pelosok desa," katanya. Akan tetapi, KUA-PPAS tahun 2021 itu masih menggacupada Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) dan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) bupati sebelumnya.

Terpisah, Ketua DPRD Jember Itqon Syauqi mengatakan, pihaknya siap membahas APBD pada siang dan malam karena masyarakat telah menunggu-nunggu. "Kami akan bekerja semaksimal mungkin," kata Itqon Syauqi. (as/don)