Bryan Bagus Bayu Pratama


Wartawan Tadatodays.com | 2022-05-17 17:24:53

Disidak DPRD, Venue Porprov Belum Ada yang Rampung

SIDAK: Jember Sport Garden (JSG) yang disidak Komisi A DPRD Kabupaten Jember, Selasa (17/5/2022). Selain JSG, perbaikan di venue lainnya juga belum ada yang rampung 100 persen (lihat foto lain di berita ini).

JEMBER, TADATODAYS.COM - Perhelatan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Timur di Jember, 25 Juni 2022 mendatang dinilai masih perlu mendapat perhatian serius. Pasalnya, venue pertandingan dan  opening, masih banyak yang perbaikannya belum rampung 100 persen. 

Hal tersebut diketahui dari sidak Komisi A DPRD Jember. Ketua Komisi A Tabroni menyatakan, pihaknya telah sidak di 6 venue yang akan digunakan pada perhelatan Porprov Jatim 2022.  “Dari Stadion Notohadinegoro, Kolam Renang Kebon Agung, GOR Argopuro, GOR PKPSO, Lapangan Tenis Kaliwates dan JSG," katanya, Selasa (17/5/2022) sore.

Baca Juga : AKJ Datangi DPRD Jember, Minta Koperasi KJHS Dibubarkan

Tabroni mengatakan bahwa venue perhelatan Porprov tersebut masih banyak yang belum siap. Bahkan dia menyebut kesiapan venue tersebut belum ada yang di atas 75 persen. "Belum ada yang mendekati 100 persen. Paling tinggi 75 persen," katanya.

Baca Juga : Topi Bangsa Datangi DPRD Jember, Minta Kasus Rp 107 M Diselesaikan

Khusus Jember Sport Garden (JSG), Tabroni bahkan menyebut proses perbaikannya masih di angka 17 persen. Terutama pada lintasan atletik. "Lintasan atletik belum dikerjakan. Itu beban besar, dan kita perlu mendorong Cipta Karya sebagai OPD yang membawahi rekanan ini agar memacu pekerjaan  mereka, dan harus selesai," ujarnya.

Selanjutnya, Tabroni meminta proses pengerjaan dan perbaikan tersebut harus tuntas 10 hari sebelum acara dimulai. Bila perlu, menurutnya, rekanan dapat mendatangkan tenaga tambahan.

Terkait bahan-bahan yang digunakan untuk lintasan atletik, menurut Tabroni, jika harus dibeli dari luar negeri, itu merupakan bagian dari risiko yang harus mereka tanggung. "Ketika menang lelang, mereka harus sudah siap dengan semua konsekuensinya," ungkapnya.

Soal keterlambatan, Tabroni mengungkapkan mungkin bisa terjadi karena proses lelang yang terlambat. Tetapi menurutnya, hal itu tidak bisa menjadi alasan, karena rekanan yang memenangkan lelang juga telah bersepakat dalam perjanjiannya untuk melakukan tanggung jawabnya.

"Ini penting bagi wajah Jember yang menjadi tuan rumah (Porprov 2022, red). Terlebih, pembukaannya ada di Jember, maka kita berikan satu penyelenggaraan yang semaksimal mungkin," ujar Tabroni. 

Selain itu, Tabroni juga menyoroti sarana prasarana lain, seperti akses jalan menuju venue. "Lokasi, sarana-prasarana, semua harus siap. Itu menjadi wewenang Bina Marga, karena saya lihat masih banyak jalan-jalan yang bolong," katanya. (bp/why)