Andi Saputra


Wartawan Tadatodays.com | 2020-07-24 21:10:37

Faida: Tidak Semudah Itu Menurunkan Bupati

SIAP KLARIFIKASI: Bupati Jember Faida siap memberikan klarifikasi pada Mahkamah Agung atas pemakzulan yang dilakukan DPRD.

JEMBER, TADATODAYS.COM - Bupati Jember Faida akhirnya buka suara soal pemakzulkan dirinya dalam sidang paripurna Hak Menyatakan Pendapat (HMP) oleh DPRD setempat, Rabu (22/7/2020). Ia menyebut, tak semudah itu menurunkan dirinya dari jabatan bupati.

Hal itu disampaikan Faida pada sejumlah wartawan di pendapa Wahyawibawagraha Jember, Kamis (23/7/2020) malam. “Tidak semudah itu bisa menurunkan seorang bupati. Karena kami ini dipilih rakyat,” katanya.

Baca Juga : Cicil 3 Kali, Plt Bupati Jember Lunasi Kelebihan Insentif Selama 2019

Orang nomor satu di Jember itu menilai pemakzulan dirinya melalui HMP yang digelar DPRD Jember, tidak memenuhi syarat. Alasannya, ada mekanisme yang tidak terpenuhi. Yakni, tidak adanya tanggapan langsung bupati di forum sidang paripurna.

Baca Juga : Kasus Dugaan Pencemaran Nama Baik DPRD Jember Masuk Tahap Penyidikan

Faida yang tidak hadir dengan alasan pandemi covid-19, sudah mengajukan permohonan kehadiran secara daring. Namun, permohonan itu ditolak dewan. Harusnya, kata faida, dewan memberikan materi pertanyaan pada dirinya, sehingga ia bisa memberikan jawaban.

“Kalau saya pelajari, harusnya bupati menyampaikan bagaimana pandangan dan pendapatnya. Apa yang akan dibahas itu harusnya disampaikan dulu kepada bupati. Tetapi itu tidak dilakukan oleh dewan,” katanya. Bahkan, Faida menuding ada faktor kesengajaan agar ia tidak bisa memberikan pendapat terkait penggunaan HMP tersebut.

Kesengajaan itu menurut Faida, membuatnya tak bisa memberikan jawaban. Karena itu, Faida yang mencalonkan lagi sebagai bupati lewat jalur independen, mengaku tak akan ambil pusing. Pihaknya menunggu apakah DPRD Jember melanjutkan keputusan dalam HMP itu ke MA. Jika demikian, ia siap memberikan klarifikasi. (as/sp)