Fatmawati Jadi Calon Pengganti Wakil Ketua DPRD Jember yang Terseret Kasus Korupsi Sosperda

Dwi Sugesti Megamuslimah
Dwi Sugesti Megamuslimah

Tuesday, 24 Feb 2026 18:56 WIB

Fatmawati Jadi Calon Pengganti Wakil Ketua DPRD Jember yang Terseret Kasus Korupsi Sosperda

Legislator Fraksi Nasdem Jember Fatmawati (Foto: Setwan DPRD Jember)

JEMBER, TADATODAYS.COM - Proses pergantian wakil ketua DPRD Jember dari Fraksi NasDem memasuki tahap akhir. Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai NasDem telah mengerucutkan rekomendasi pada satu nama, yakni Fatmawati.

Sekretaris DPD Partai NasDem Jember Bambang Haryanto menjelaskan, awalnya DPD mengusulkan tiga nama ke DPW untuk diteruskan ke DPP. Ketiganya adalah David Antoko Seto, Budi Wicaksono, dan Fatmawati. “Dari awal kita ajukan tiga nama. Setelah beberapa minggu, turun rekomendasi yang merujuk ke satu nama, yakni Mbak Fatmawati,” kata Bambang.

Menurutnya, secara internal sebenarnya ada lima kader NasDem di DPRD Jember yang berpeluang menjadi pengganti unsur pimpinan. Namun dalam rapat pleno tingkat DPD, seluruhnya diminta membuat surat pernyataan kesiapan.

Dari lima nama tersebut, hanya tiga yang menyerahkan surat pernyataan. Dua lainnya, yakni Furul Fatoni dan Christian Andi, tidak mengumpulkan dokumen tersebut. Hasil pleno itu kemudian diserahkan ke DPP untuk diputuskan.

“Yang punya kewenangan memberikan rekomendasi pergantian adalah DPP. Jadi kami di daerah mengusulkan, keputusan akhirnya tetap di pusat,” ujarnya.

Bambang menegaskan, tidak ada faktor senioritas yang menjadi pertimbangan utama. Meski di antara nama yang diusulkan terdapat kader dengan pengalaman tiga periode di DPRD, keputusan partai lebih menitikberatkan pada kesiapan dan kapasitas politik.

“Kalau pengalaman, mungkin yang paling senior Kak David dan Pak Budi. Tapi semua punya kompetensi dan kapasitas. Dalam politik kan semua bisa belajar dan berproses,” katanya.

Ia juga memastikan penunjukan Fatmawati bukan semata-mata karena perolehan suara atau faktor teknis lain. DPD, kata dia, hanya mengirimkan nama-nama yang menyatakan kesiapan, sementara keputusan sepenuhnya menjadi hak prerogatif DPP.

Pergantian unsur pimpinan ini, lanjut Bambang, dinilai mendesak. Posisi Wakil Ketua DPRD harus segera terisi agar fungsi kelembagaan berjalan optimal. “Ini kebutuhan yang urgen. Harapannya Mbak Fatmawati bisa segera beradaptasi dan bersinergi dengan pimpinan yang lain,” ucapnya.

Terkait perkembangan kasus yang menjerat wakil ketua sebelumnya, Bambang mengaku tidak mengikuti secara detail. Ia menyarankan agar konfirmasi dilakukan kepada pihak kuasa hukum atau aparat penegak hukum. “Untuk proses hukumnya saya tidak mengikuti. Itu ranah pengacara atau kejaksaan,” tegasnya.

Bagi NasDem, yang terpenting saat ini adalah memastikan kursi pimpinan DPRD dari fraksinya segera terisi demi menjaga ritme kerja politik di parlemen daerah. (dsm/why)


Share to