Andi Saputra


Wartawan Tadatodays.com | 2021-01-17 17:08:07

Pemkab Jember Tak Ada Anggaran, Korban Banjir Dapat Bantuan Dari Masyarakat

GOTONG ROYONG: Sejumlah ormas dan dunia usaha terus mengirimkan bantuan kepada korban banjir di Jember.

JEMBER, TADATODAYS.COM - Bantuan logistik bagi korban banjir di sejumlah desa di Kabupaten Jember terus berdatangan, hingga Minggu (17/1/2021) sore. Namun, bantuan itu bukan berasal dari Pemkab Jember melainkan dari organisasi masyarakat (Ormas) maupun dunia usaha.

Koordinator Bagian Logistik Posko Bencana Desa Wonoasri, Kecamatan Tempurejo, Agus Shofarudin mengatakan, sejak posko bencana mulai didirikan bantuan untuk korban banjir datang silih bergantian.

Baca Juga : Pemprov Siapkan Anggaran Rp 150 Juta untuk Perbaikan Tanggul Jebol di Dringu

Bantuan logistik yang diterima masyarakat, di antaranya sembako, pakaian, tempat tidur sementara, dan air bersih. "Hari ini lebih banyak dan langsung kami antar ke warga, juga ada yang langsung mengambil ke posko," ujar Agus, di sela kesibukannya mendata jumlah penerima bantuan.

Baca Juga : Buruknya Pengelolaan Sampah Jadi Salah Satu Penyebab Banjir Dringu

Terkait tidak adanya gelontoran bantuan dari Pemkab Jember, Agus tidak mengetahuinya secara pasti.

Namun demikian, berdasarkan keterangan Ketua Komisi C DPRD Jember, David Handoko Seto, Pemkab Jember belum menggelontorkan bantuan logistiknya lantaran tak memiliki anggaran. Pasalnya, hingga pertengahan Januari 2021 Pemkab Jember tak memiliki Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).

Karena itu, Agus menyayangkan Pemkab Jember yang tidak bisa mem-backup dengan ketiadaan anggaran. "Tidak bisa ditawar-tawar. Wajib mestinya ada anggaran khusus force mayor ini," katanya.

David menyebut, dampak tidak adanya anggaran tersebut juga mengakibatkan para petugas Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jember belum mendapatkan hak keuangan pada bulan Januari 2021 ini. Sementara untuk memenuhi kebutuhan operasional, petugas BPBD terpaksa harus merogoh kocek sendiri sembari menunggu kejelasan anggaran dari Pemkab Jember.

Lebih lanjut, David menyampaikan apresiasi kepada semua pihak yang telah memberikan bantuan secara suka rela kepada para korban banjir. "Kami menyampaikan apresiasi kepada masyarakat yang peduli dengan saudara-saudara kita yang terdampak bencana di 5 kecamatan, terutama di Desa Wonoasri, Kecamatan Tempurejo," pungkasnya. (as/don)