Saluran Air Penuh Sampah Disebut Penyebab Banjir di Wilayah Kota Probolinggo

Amelia Subandi
Sunday, 18 Jan 2026 17:36 WIB

SAMPAH: Bongkar drainase di halaman rumah warga agar aliran sungai yang dipenuhi sampah mengalir lancar.
PROBOLINGGO, TADATODAYS.COM - Hujan deras yang mengguyur wilayah Kota Probolinggo pada Sabtu (17/1/2026) sore hingga malam, berbuntut genangan di beberapa titik. Kondisi ini menjadi atensi serius Pemkot Probolinggo.
Pasca mendapat laporan genangan di beberapa titik, Wali Kota dr Aminuddin bersama Dinas PUPR Perkim dan Dinas Lingkungan Hidup meninjau beberapa lokasi, Minggu (18/1/2026). Salah satunya di Jalan Suyoso, Kelurahan Sukabumi, Kecamatan Mayangan. Dari pagi hingga siang hari, Wali Kota memimpin proses normalisasi drainase di permukiman warga tersebut.
Saat hujan deras mengguyur Kota Probolinggo, Wali Kota Aminuddin sempat meninjau beberapa lokasi yang tergenang air. Sambil mempelajari permasalahan genangan air di kota, menurut Wali Kota, hampir seluruh masalah disebabkan hambatan sampah di saluran air utama.
“Hampir seluruh masalah karena hambatan sampah di saluran air utama, untuk di Jalan KH Fadhol, masalahnya di pintu air itu juga terhambat oleh sampah. Selanjutnya kita ingatkan warga untuk selalu membersihkan sampah yg tersangkut di pintu air apalagi saat hujan. Ini kita selesaikan satu-satu dulu,” kata Wali Kota saat pembersihan drainase di Jalan Suyoso.
Saluran air yang berada di Jalan Suyoso letaknya banyak yang berada di dalam halaman rumah warga. Sehingga, agar genangan mengalir dengan lancar, proses pembersihan sampah di saluran air tersebut cukup memakan waktu.
Kepala Dinas PUPR Perkim Setiorini Sayekti saat ditemui menyampaikan bahwa posisi saluran air yang berada di Jalan Suyoso, banyak yang masuk ke SHM. Jadi pihaknya juga mengevaluasi. Dulu ada warga yang merelakan lahannya dipakai untuk drainase, sehingga warga tidak menutup akses drainase tersebut.
“Seperti dilihat, banyak sekali sampah yang ikut hanyut di aliran drainase, kemudian diperparah dari warga yang beberapa menutup, karena tidak ingin saluran itu kelihatan dalam rumahnya. Ketika menutup tidak dilengkapi dengan bak kontrol, sehingga kalau hujan, sampah-sampah tersebut meluap dan menyebabkan genangan,” ungkapnya.

.png)
AMBLES: Wali Kota tinjau Sungai Legundi di Jalan Kiai Azis Fadhol yang ambles.
Perbaikan Sungai Legundi Tunggu Pemprov
CURAH hujan yang tinggi mengakibatkan beberapa tempat di wilayah Kota Probolinggo tergenang air. Bahkan, derasnya debit air sungai Legundi di Jalan Kiai Azis Fadhol Kelurahan Kademangan mengakibatkan longsor. Tepi sungai tepatnya sisi barat longsor, sehingga setengah akses jalan tidak bisa dilewati, dan diharapkan masyarakat lebih berhati-hati.
Untuk penanganan kedaruratan, Dinas PUPR Perkim sementara telah mendistribusikan material. Bagian yang longsor telah dipasang terucuk bambu dan sesek. Itu agar longsor tidak sampai ke jalan, bagian tepi sungai juga dipasang sandbag atau kantong pasir.
Dikarenakan Sungai Legundi masuk dalam wewenang UPT SDA Provinsi, maka untuk perbaikan Pemkot Probolinggo, sebelumnya telah berkirim surat meminta untuk dilakukan perbaikan. Namun perbaikan belum dilakukan, Sungai Legundi terlebih dulu longsor.
“Kalau menunggu penanganan dari provinsi sepertinya akan lama. Jadi, sementara kami sudah distribusi material, sambil menunggu respon dari UPT SDA Provinsi. Kalau kami belanja untuk memperbaiki itu secara permanen, maka mekanismenya harus melalui dana hibah. Di kami adanya anggaran pemeliharaan, sehingga yang bisa kami lakukan kedaruratannya saja dulu,” terangnya. (mel/why)


Share to
 (lp).jpg)



