Satgas Minta Dapur SPPG Ditutup Imbas 22 Murid TK dan PAUD di Kaliwates Diduga Keracunan MBG

Dwi Sugesti Megamuslimah
Dwi Sugesti Megamuslimah

Thursday, 21 May 2026 16:42 WIB

Satgas Minta Dapur SPPG Ditutup Imbas 22 Murid TK dan PAUD di Kaliwates Diduga Keracunan MBG

SIDAK: Ketua Satgas MBG Ahmad Imam Fauzi saat melakukan sidak ke SPPG Kaliwates Kaliwates 3.

JEMBER, TADATODAYS.COM - Dugaan keracunan makanan program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kecamatan Kaliwates, Jember, bertambah. Pada Rabu malam (20/5/2026), jumlah korban tercatat mencapai 22 anak dari dua lembaga pendidikan.

Ketua Satgas MBG Jember yang juga Penjabat Sekretaris Daerah Jember, Achmad Imam Fauzi, mengatakan para korban merupakan murid TK Al-Hidayah 01 dan PAUD Qur’an Raudlatul Tulab, Kecamatan Kaliwates. “Jumlah korban sebanyak 22 anak,” ujar Fauzi Kamis (21/5/2026)

Dari jumlah tersebut, empat anak dirawat di RSU Kaliwates, satu anak di Puskesmas Kaliwates, enam anak di Puskesmas Jember Kidul, sedangkan 11 anak lainnya menjalani rawat jalan.

Fauzi memastikan seluruh korban telah mendapat penanganan medis dan kondisinya berangsur membaik. “Seluruh korban telah mendapat penanganan secara intensif dan kondisi korban hingga malam ini sudah membaik,” katanya.

Makanan yang diduga menyebabkan keracunan diketahui berasal dari Dapur SPPG Al-Mubarrok 88 Kaliwates 3 di Jalan Teratai, Kelurahan Kaliwates.

Menindaklanjuti kejadian tersebut, Satgas MBG Jember mengaku telah turun langsung melakukan pemantauan ke lapangan untuk memastikan penanganan korban berjalan optimal. “Kami telah melakukan pemantauan langsung di lapangan guna memastikan korban mendapat pertolongan dan perawatan oleh tim medis secara baik dan optimal,” ujarnya.

Satgas MBG juga akan mengambil langkah lanjutan, mulai dari pengecekan dapur MBG, pendataan sasaran lain yang terdampak, hingga pengiriman sampel makanan untuk diperiksa.

Selain itu, Satgas menegaskan akan meminta penghentian operasional dapur SPPG tersebut. “Satgas akan tegas meminta penutupan SPPG tersebut,” tegas Fauzi.

Ia menyebut dapur MBG tersebut sebelumnya juga beberapa kali mendapat keluhan masyarakat melalui kanal Wadul Guse. Karena itu, Satgas akan memperketat pengawasan terhadap dapur MBG di sejumlah kecamatan di Jember agar kejadian serupa tidak terulang kembali. (dsm/why)


Share to