Andi Saputra


Wartawan Tadatodays.com | 2022-05-18 15:13:10

Tak Dilibatkan soal Wisata Gratis, Ketua Komisi B Gebrak Meja

RDP: Komisi B DPRD Jember dalam rapat dengar pendapat dengan Disparbud, Rabu (18/5/2022) membahas kebijakan wisata gratis. Dalam rapat ini Ketua Komisi B Siswono sempat menggebrak meja.

JEMBER, TADATODAYS.COM -  Komisi B DPRD Jember merasa tidak dilibatkan dalam proses perumusan dan pengambilan kebijakan wisata gratis oleh Pemkab Jember. Hal ini membuat Ketua Komisi B Siswono meradang.

Pada saat rapat dengar pendapat (RDP) bersama Dinas Pariwisata dan Budaya (Disparbud) Jember, Rabu (18/5/2022), Siswono sempat menggebrak meja. Sontak seluruh peserta rapat terdiam.

Baca Juga : AKJ Datangi DPRD Jember, Minta Koperasi KJHS Dibubarkan

Siswono menyebut Disparbud tak pernah melibatkan komisinya selama perumusan kebijakan uji coba empat wisata gratis selama dua pekan tersebut. Padahal menurutnya, secara ideal pengambilan kebijakan di tingkat Kabupaten haruslah atas dasar kesepakatan bersama antara eksekutif dengan legislatif.

Baca Juga : Topi Bangsa Datangi DPRD Jember, Minta Kasus Rp 107 M Diselesaikan

“Apa yang digemborkan Bupati agar ada kolaborasi itu mana? Kok gak ada,” katanya di hadapan Kepala Disparbud Kabupaten Jember Harry Agungtriono.

Selain keputusan yang sepihak, politisi Gerindra itu, juga menyoroti efek lain dari kebijakan yang menurutnya salah sasaran tersebut. Pertama, Siswono menilai kebijakan wisata gratis adalah produk kebijakan pencitraan yang berakibat menurunya pendapatan asli daerah (PAD). Padahal, seharusnya PAD bertambah secara maksimal pada saat lebaran.

Kedua, selama proses penggratiskan empat wisata, yakni Pantai Watu Ulo, Papuma, Rembangan dan Patemon, Siswono melihat kesemrawutan di lapangan. Itu terjadi karena tidak ada kesiapan dan pola yang jelas dari Disparbud. Mulai dari jumlah pengujung yang berjubel, hingga banyaknya parkir liar dengan tarif tidak seragam. “Harusnya ada kajian akademik dulu. Ada pola yang jelas dulu,” katanya.

Terakhir, Siswono meminta Disparbud segera menyiapkan dan mengirimkan kalender wisata untuk kemudian dikaji bersama. Terutama agar pengembangan wisata yang menjadi salah satu fokus pembangunan Bupati Hendy lebih maksimal.

Menanggapi hal tersebut, Kepala Disparbud Kabupaten Jember Harry Agungtriono mengaku akan segera mengavaluasi langkah program yang ada di OPD-nya. Dia juga berjanji akan melibatkan DPRD dalam pengambilan kebijakan di kemudian hari. “Iya kita akan evaluasi semuanya, agar ada perbaikan,” tegasnya. (as/why)